Warga Kampung Bawang Tirto Mulyo Keluhkan Setrum Drop

0
352

Lintasmerahputih.com (Tulang Bawang) – Masyarakat Kampung Bawang Tirto Mulyo, Kecamatan Banjar Baru, Kabupaten Tulang Bawang, mengeluhkan Daya Strum Drop.

Menurut keterangan warga setempat yang namanya tidak mau disebutkan, semenjak adanya dampak dari pada kandang ayam yang memakai blower menyebabkan setrum drop total, “Jadi kami selaku masyarakat kecil merasa dirugikan dengan adanya kandang ayam yang sudah meresahkan warga setempat,” ujarnya. (12/10/2021)

Selanjutnya, “Sebelum kandang ayam itu beroperasi setrum di kampung ini baik-baik saja pak, kami tidak melarang siapapun yang mau punya usaha silahkan saja, tapi jangan kami yang dirugikan, sebab dari kurangnya setrum itu alat elektronik kami banyak yang rusak, seperti contoh sanyo, mejikom, dan yang lainnya menjadi rusak karena dampak dari pada setrum yang sangat lemah,” beber warga kepada wartawan.

Masih dikatakannya, “Kami juga sudah melapor kepada PLN rayon unit 2, tapi tetap saja setrumnya tidak normal, dan kami meminta kepada PLN unit 2 harus mengambil tindakan terkait setrum yang sangat lemah ini, karena kami ini pelanggan tetap pihak PLN, wajar dong kami melaporkan permasalahan ini ke pihak yang berkompeten, karena kami masyarakat kecil. Apa lagi kami selalu patuh dengan aturan PLN yang sudah diterapkan kepada kami masyarakat, sekarang kami yang menuntut hak kami supaya setrum yang ada di kampung kami bisa kembali normal,” pintanya.

Di sisi lain, Junerdi warga setempat merasa kecewa dengan adanya kandang ayam yang menyebabkan setrum menjadi lemah, “Saya tidak pernah iri dengan siapapun yang punya usaha kandang ayam di kampung ini, tapi tolong jangan membuat masyarakat dirugikan, gak usah jauh-jauh di rumah saya sendiri aja ketika saya mau mandi sanyo ga mau hidup, apa lagi mau masak nasi dan lainnya, jadi saya selaku masyarakat sini merasa kecewa dengan adanya kandang ayam yang ada di kampung ini,” ungkapnya.

Dirinya mengaku sudah berulang kali menghadap Topik selaku Manajer PLN Unit 2, namun selalu tidak bisa bertemu dengan alasan DL atau sedang rapat.

“Jangan sampai saya kerahkan masyarakat disini untuk demo ke PLN Unit 2 karena kami ini merasa dirugikan terkait lemahnya setrum yang ada di kampung kami,” tegasnya.

Sampai berita ini diterbitkan pihak PLN Unit 2 belum juga memberikan keterangan apapun sehingga diduga tutup mata atas keluhan warga.

(Red)

LEAVE A REPLY