Soal Berita Perselingkuhan Hingga Penangkapan Wilson Lalengke di halaman Polda Lampung, Ini Kronologinya.

0
460

Lintasmerahputih.com (Bandar Lampung) –
Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke Sedang Protes Soal Penangkapan Anak Buahnya Selaku Pelaku Media oleh Polres Lampung Timur.

Ditangkap karena disebut mendorong bunga papan Ucapan .

“Selamat dan Sukses, Terimakasih atas kerja Keras Tekab 308 Polres Lampung Timur atas penangkapan oknum wartawan”.

Pengirimnya adalah para tokoh adat Buai Beliuk Negeri Tua, Lampung Timur.

Sejumlah tokoh adat Lampung Timur yang mengirim bunga papan itu tidak terima dengan tindakan Lalengke.

Mereka kemudian melaporkan ke polres Lampung timur.

Versi lain adalah seperti ini, tentang Kronologi Pemberitaan Perselingkuhan Hingga Penangkapan Wilson Lalengke Oleh Polisi di Lampung Timur.

Cerita dibalik Berita Pemberitaan Orang selingkuh (07/03) Muhammad Indra, wartawan Resolusitv.com memberitakan adanya pengerebekan yang dilakukan oleh seorang istri terhadap suaminya (Rio). Pada saat pengerebekan si wartawan ikut serta karena diajak oleh sang istri yang diduga berselingkuh.

“Ada orang kaya selingkuh, digerbek Ilistrinya yang bawa wartawan, lalu diberitakan wartawan.

Orang kaya itu minta tolong kepada wartawan untuk menghapus berita online nya dengan janji akan diberi uang.

Berita sudah di hapus terus wartawan diberi imbalan 2,8 juta.Di jam 3 sore, si wartawan pulang ke rumah.Pada jam 5 sejumlah anggota polres mengamankan si wartawan di rumah-nya dengan mendobrak rumah, mengamankan si wartawan.

Lalu ATM si wartawan diambil, karena tidak ada uang cash, pihak anggota dari Polres lamtim mengambil uang di ATM si wartawan, dengan jumlah 2,8 juta (untuk Barang Bukti/BB).

Dari cerita ini disebut, para anggota kepolisian masuk mendobrak salah satu kamar yang di dalam nya ada putri si wartawan sedang pakai handuk baru selesai mandi.

Beberapa kendaraan termasuk kendaraan yang tidak ada kaitan dengan aktivitas wartawan tersebut di bawa dan diamankan di Polres.

Pada malam harinya, pihak Polres konprensi pers dengan mengatakan wartawan tersebut kena OTT (operasi tangkap tangan).Ini persoalan nya.

Ini yang di protes oleh Wilson Lalengke S.pd,M.Sc. MA ketua Umum PPWI. Pihak Polres Lampung timur membuat konperensi pers OTT, sementara wartawan diamankan di rumah nya.

Lalu anggota membawa wartawan tersebut tanpa surat laporan dan surat penangkapan jadi proses penangkapan yg dipersoalkan Pak Wilson Lalengke.

Lalu dia datang dari Jakarta untuk mempertanyakan proses penangkapan wartawan itu ke pihak Polres Lampung timur .

Ketika sampai di Polres, pak Wilson melihat beberapa karangan bunga ucapan selamat kepada Polres karna sudah menangkap wartawan.

Lalu pak Wilson berfikiran dengan karangan bunga tersebut, seolah-olah polisi ini tidak bersalah, dan wartawan selalu yang salah dimata masyarakat.karangan bunga ini berpotensi membenturkan wartawan dengan pihak kepolisian.

Karena berfikiran demikian, maka Pak Wilson merobohkan semua karangan bunga ucapan tersebut.

Jadi pak Wilson melaporkan terkait proses penangkapan wartawan tidak prosedural, sementara pihak yang punya karangan bunga juga melaporkan perusakan karangan bunga.

Kedua belah pihak sama-sama laporan, tetapi pihak anggota polres Lampung timur menghadang rombongan pak Wilson yang akan melakukan laporan dengan membawa LP dari yang punya karangan bunga.

Akhir nya pak Wilson dan rekan-rekan media yang ada di Polda Lampung di amankan dengan Secara paksa bahkan ada beberapa wartawan Mengalami luka yang serius pada saat meliput di Polda Lampung oleh oknum polres Lampung timur.pemberitaan ini yang dihimpun dari pewarta se-nusantara

(Red/Rilis)

LEAVE A REPLY