Pengusaha Muda Di Kota Padang Panjang

0
1261

Lintasmerahputih.com, Padang Panjang — Alex Saputra Seorang Wira Usaha Muda bergerak dibidang Property kelahiran Di Sungai Tarab, 24 Agustus 1983 dengan Suku Koto, Kewirausahaan menurutnya adalah kombinasi antara kerja keras (working hard), kerja cerdas (working smart) dijalankan dengan (Playing Hard) kesenangan yang bersungguh sungguh akan menggeser dari trend musiman menjadi gaya hidup.

Alex Saputra yang kecilnya mengenyam pendidikan SD di Sungai Tarab berlanjut ke Pondok Pesantren Syekh M Jamil Jaho ini. Menurutnya Wirausaha adalah sebuah pola pikir yang terus menghasilkan kreativitas dan inovasi. Kewirausahaan memang memiliki visi yang baik, tetapi tidak tergantung pada tempat kerja. Jadi seorang wirausahawan tidak terbatas hanya pada lokasi atau status dan posisi di tempat kerjanya.

Menurut Alex Saputra Kewirausahaan mengharuskan adanya kebijaksanaan, bukan intuisi yang buta.

mengembangkan usaha tidak bisa dipedomani dengan memiliki latar belakang pendidikan yang memadai, sudut pandang diarahkan kepada kesuksesan. Menurutnya, kewirausahaan bukan bertujuan untuk menjadikan orang kaya, tetapi menjadi orang yang baik dan akan lebih baik.

Kewirausahaan adalah tentang kerjasama bagaimana memberikan manfaat bagi orang lain, bukan untuk diri sendiri. Dan jangan bergantung pada keberuntungan karena menanti keberuntungan datang akan membuat seseorang menjadi miskin.

Sebuah analogi yang disampaikan ibarat seseorang yang berbicara tentang Ubi, tiap kedai sibuk cerita cara tanam dan manfaat juga prospek keuntungan jika ubi tersebut ditanam, dalam situasi ini orang ini berharap sebuah keberuntungan akan mendapat kepercayaan diserahkan lahan ubi sekian hektar. Berbeda dengan prinsip saya, kata Alex Saputra, bagi saya mendapatkan ilmu tentang ubi lebih baik saya cari lahan yang kecil meskipun hanya bisa menanam beberapa batang saja, dalam 3 bulan paling lama saya sudah bisa mengambil daun dan ubi nya, sehingga bisa mengajak orang yang bercerita tentang ubi yang hingga saat saya panen masih dalam tema dan bercerita tentang ubi saja.

Bercerita tentang awal Alex Saputra yang berkiprah diPadang Panjang, pada tahun 2013. Saya diajak oleh seorang teman untuk berbuat sesuatu yang dapat membantu meningkatkan ekonomi Kota Padang panjang. yang saat itu saya sudah memiliki usaha dibidang property di kota Padang. dan memang masa saya diponpes Syekh M Jamil Jaho dulu. saya sering Sholat jumat ke mesjid Jembes dan juga saya sering bermain kepasar padang panjang. hingga ada sebuah cita cita bagi saya untuk memiliki rumah dan tinggal dikota padang panjang sejak masih remaja.

Menanggapi ajakan teman saya tersebut, saya mencoba membangun sebuah perumahan Grand Azizi di daerah guguk malintang, berlanjut pembangunan perumahan di daerah Sigando dan yang baru baru ini didaerah simpang lapan. jumlah perumahan yang sudah saya bangun hingga sekarang sekitar 150 unit rumah yang perunit jika diratakan saja 500 juta perunitnya. Jika dihitung nilai investasi secara keseluruhan sekitar 750 milyard, tentunya ada manfaat yang dihasilkan terhadap Pajak dan PAD Padang Panjang, semua material saya beli ditoko toko bangunan yang ada di kota padang panjang hanya item item khusus yang saya beli langsung keluar daerah disebabkan tidak adanya ketersediaan barang yang dibutuhkan dikota Padang Panjang, belum lagi tukang dan pekerja yang menerima manfaat dari semua itu, juga PLN dan PDAM dll.. meskipun tidak begitu signifikan namun perlahan saya sudah mencoba membuka lapangan pekerjaan dan menarik para investor dari rekan rekan saya untuk memiliki perumahan tersebut dengan harapan, teman investor saya yang sudah memiliki Rumah dipadang panjang nantinya juga akan berinvestasi di kota padang panjang sesuai dengan bidang mereka masing masing, yang tentunya dengan banyaknya investasi dipadang panjang akan berdampak baik bagi perekonomian masyarakat padang panjang kedepan.

(Rommie Manasseh)

LEAVE A REPLY