GANN Bersama Tokoh Peduli Generasi Kota Padang Panjang,” Tolak Narkoba “

0
190

Dalam rangka menyambut HUT RI ke 77, GANN bersama dengan HIDAYAH lakukan pertemuan silaturrahmi TOKOH PEDULI GENERASI KOTA PADANG PANJANG, pada hari Rabu 20 Juli 2022 pukul 14.00 – 15.15 WIB bertempat di HDH Hotel Kel. Pasar Usang Kota Padang Panjang.

Acara ini merupakan bentuk kepedulian dari semua Pengambil Kebijakan, Pemerintah beserta DPRD, Tokoh Pengusaha, Tokoh Adat, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat lainnya dalam upaya menumbuhkan rasa tanggung jawab secara moril dan materil terhadap generasi muda Kota Padang Panjang hari ini dan harapan kedepan.
Sehingga diharapkan menghasilkan stimulus respon bertanggung jawab, berbentuk Regulasi dan aksi bersama, bimbingan Nasehat dan pengawasan terhadap perilaku generasi muda sehari-hari di Kota Padang Panjang.
Hadir pada pertemuan ini diantaranya :
1. Wakil walikota ,Drs. Asrul
2. Waka Polres, Kompol Alvira,SH
3. DPRD Prov. Sumbar Fraksi Gerinda, Mesra Yasta
4. DPRD Prov. Sumbar Fraksi PAN. Bukhari Dt, Tuo
5. Ketua DPD GANN Prov. Sumbar, Gema Yudha Jenahar, SE, SH, MH
6. Kadis Kesehatan, dr. Faizah
7. Kadis Sosial, Osman Bin Nur, M.Si
8. Kaban BPBD Kesbangpol, I Putu Venda, SP, M.Si
9. Waka Rutan Kelas II/B , Dedi Saputra, SH
10. Ali Usman Syuib, SE, Pimpinan Hidayah
11. Dr. Mawardi, MKM, Ketua FKP
12. Direktur RSI IBNU SINA,dr. Fair Ruza
13. Kabag Umum PDAM, Jasnita
14. Kasi Pendidikan Disdikbud, Haslinda Mora
15. Azwar gindo Marajo, Pimpinan Panama Bangunan
16. H. Ken, Pimpinan GDR
17. H. Salmi Sikumbang, Pimpinan Juli Elektrik.
18. Ketua DDII.Zul Azmi, MA
19. Bernes Dt. PIsang, Forum PABASKO
20. Ketua GANN, Dalius Rajab
21. Ketua Penasehat GANN, Drs. Deswandi, MKes
22. Sekretaris GANN, Meri Delvi, SPd
23. Bendahara GANN, Yulvia Nora, SE
24. Wakil Bendahara GANN, Satri Yenti, SE
25. Ketua Divisi Penelitian GANN, Bambang Prihmono, SKM, MM
26. Ketua Divisi Srikandi GANN, Lil Yusra, S.Si
27. Tim Protokoler Sekdako
28. Genre. Joni Saputra
29. Genre, Rahma Sari Matondang
30. Genre, Muhammad Andika Prawira
31. Genre, Muhammad Irwandi Fahrial
32. Genre, Zahara Yona Primadona
33. Genre, Fahri

Pada Sambutan acara, Ketua GANN Drs. Dalius Rajab, M.Pd, Menyikapi kondisi generasi Kota Padang Panjang saat ini, sangat jauh dari profil kota serambi mekah, karena berkisar 83 % remaja saat ini tidak hadir di 49 Masjid, 89 Kasus Narkoba terjadi dengan bukti jumlah warga binaan di Rutan Kls II/B, Rapuhnya Rumah Tangga dengan data tingginya kasus perceraian di kota ini.
Dirasa perlu adanya kesatuan dan kesepakatan untuk selamatkan generasi Padang Panjang , dengan lahirnya Regulasi yang jelas dan terukur kedepan.

H. Ali Usman Syuib, SE, menyampaikan sambutan mewakili Tokoh masyarakat mengatakan, Forum silaturrahmi ini harus berlanjut dan sering dilakukan, untuk dapat lebih dekat mengamati masalah dikota ini dan bersama mencari solusinya, perkuat iman, ekonomi dan agama masyarakat kota ini, inilah 3 benteng mandiri yang harus ada ditengah masyarakat.

Wawako, Drs. Asrul pada kesempatannya mengatakan, letak diposisi strategis untuk pengedaran narkoba. Ini Kelemahan kota kita, Sudah banyak upaya dilakukan berupa penyuluhan, sosialisasi, pengawasan dan mendeteksi kemungkinan peredaran narkoba. Sampai saat ini dari Tahun 2018 yang lalu tidak terbentuk BNK di kota ini, sehingga tidak jelas koordinasi penanganan penyalahgunaan narkoba.

“Harus ada upaya meningkatkan peran orang tua, ninim mamak, tokoh agama untuk membimbing dan merangkul generasi muda”. Ungkap Asrul.

Waka polres Kota Padang Panjang juga menyampaikan Pesannya, Kompol Alvira, SH, Menurut data BPS khusus Kriminal di Sumbar, Pedesaan 37 % terlibat Narkoba ini tertinggi se Indonesia, Cabul/ seksual no 3 se Sumbar dan total posisi 7 di Indonesia.
Sedangkan Padang Panjang kasus Narkoba 20 – 37 kasus pertahun, dan telah banyak anak dibawah umur yang menjadi kurir, ditambah lagi masalah Nge lem sangat tinggi, dan kondisi Rutan sudah melebihi daya tamping over kapasitas.

DPRD Prov. Sumbar Praksi Gerinda : Hj. Mesra yasta turut mengingatkan, “Kita perlu berikan apresiasi padajajaran pengurus GANN bersama Hidayah membangkitkan dan mengingatkan kitauntuk peduli generasi bangsa.
Pengawasan pemerintah,ninik mamak, alim ulama tidak bias dipisahkan, untuk membimbing jalan yang baik bagi mereka.Peran agama sangat penting diperkuat dalam setiap keluarga,
Mari benahi ekonomi rakyat, dengan program yang pro rakyat.

DPRD Prov. Praksi PAN, Bukhari Dt. Tuo,”Ciptakan lapangan kerja jangan ada yang menganggur dan entaskan kemiskinan di masyarakat”.

Pimpinan Usaha GDR, H. Kemrizal,”Perlu dilakukan sosialisasi pada pekerja di toko dan pabrik, untuk menjadi langkah antisipasi awal.pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Pimpinan Juli Elekrik, H. Salmi Sikumbang, “intensifkan sinergitas kelompok masyarakat yang ada berperang melawan narkoba, berikan bimbingan dan penyluhan secara priodik”.

Ketua FKP, dr. H. Mawardi, MKM
Penyuluhan belummenyentuh kalangan pekerja/karyawan’ lindungi dan jaga keluarga masing masing dari bahaya narkoba denganjuga melakukan aksi nyata pencegahan pada semua lini dilingkungan masyarakat.

Dewan Dakwah Islamiah Indonesia : Zul Azmi, MA,” Hendaklah rasa takut pada Allah menjadi kekuatan pencegahan seperti tertulis dalam Alquran An nisa : 9 dan Al maidah : 90. Ada upaya memperkuat regulasi, mempersempit ruang pengedaran narkoba.
Masih banyak café buka sampai dini hari yang pengnjungnya remaja, pestaperkawinan dengan keramaian sampai larut malam, dekat remaja pada agama dan ramaikan masjid.
Sosialsasi tiada henti ke sekolah dan madrasyah, tentang bahaya narkoba.

Direktur RSI IBNU SINA, dr. Fair Ruza
Dengan data dan fakta yang ada, terbukti banyaknya generasi yang telah terkontaminasi narkoba.
Perlu adanya regulasi yang jelas, siapa melakukan apa bertanggung jawab dimana dengan kekuatan anggaran terukur, edukasi dan sosialisasi perlu dilakukan dengan tahapan yang jelas oleh semua pihak terkait, untuk buktikan kepedulian dan kesamaan serta kesepahaman.

Forum Pabasko, Bernes Dt. Pisang
Kita harus jujur dan terbuka mengantisipasi narkoba, jangan sembunyikan fakta semua kita haruslah ikut bertanggung jawab, merangkul semua pihak menjalankan fungsinya.

BPBD Kesbangpol, DINSOS, DINKES : I PUTU VENDA, OSMAN BIN NUR DAN FAIZAH, Sependapat bahwa regulasi harus jelas dan siapkan anggaran untuk tindak lanjut, untuk pencegahan penyalahgunaan narkoba. (RMA)

LEAVE A REPLY