Lintasmerahputih.com (Labuhanbatu Sumatera Utara) – Dugaan peredaran narkotika jenis sabu disebut-sebut masih marak terjadi di Lingkungan Perlayuan dan Lingkungan Pulo Padang, Kelurahan Pulo Padang, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Selasa (12/05/2026). Kondisi tersebut membuat masyarakat sekitar merasa resah dan berharap aparat penegak hukum segera turun tangan melakukan penindakan.
Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, aktivitas transaksi diduga narkoba jenis sabu itu berlangsung cukup terbuka. Bahkan, warga mengaku kerap melihat plastik klip bening berisi kristal putih yang diduga sabu berada di lokasi yang dicurigai menjadi tempat transaksi.
Saat awak media melakukan pemantauan di kawasan Perlayuan, terlihat beberapa pria duduk di kursi papan diduga menunggu pembeli. Aktivitas tersebut disebut-sebut sudah berlangsung cukup lama dan menjadi perhatian masyarakat sekitar.
Sementara itu, di kawasan Pulo Padang, dugaan transaksi narkoba disebut berada di sebuah lokasi yang oleh warga sekitar dikenal dengan sebutan “basecamp”. Tempat tersebut diduga kerap dijadikan lokasi berkumpul sekaligus transaksi barang haram.
Berdasarkan informasi yang berkembang di masyarakat, barang haram tersebut diduga dikendalikan oleh seorang pria berinisial “K”, warga Perlayuan. Nama tersebut disebut cukup dikenal di lingkungan setempat.
Selain itu, “K” juga dikabarkan diduga bekerja sama dengan pria berinisial “A” yang masih berasal dari kawasan yang sama.
Meski informasi mengenai dugaan aktivitas tersebut telah ramai diperbincangkan warga, hingga berita ini diterbitkan aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran sabu disebut masih berlangsung.
Awak media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pria berinisial “K” guna memperoleh keterangan dan pemberitaan yang berimbang. Namun hingga saat ini yang bersangkutan belum berhasil ditemui.
Masyarakat berharap pihak Polres Labuhanbatu bersama jajaran terkait dapat segera melakukan penyelidikan dan penindakan tegas terhadap dugaan peredaran narkotika tersebut demi menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
(Ms Harahap)











Comment