DPPKB libatkan ASN sebagai orang tua asuh, empat kecamatan menerima bantuan nutrisi bagi keluarga berisiko stunting.
LINTASMERAHPUTIH.COM (LABUHANBATU, SUMATERA UTARA) – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu terus memperkuat upaya percepatan penurunan angka stunting melalui program Orang Tua Asuh Cegah Stunting (OTA GENTING). Sebanyak 80 paket bantuan nutrisi disalurkan kepada keluarga berisiko stunting di empat kecamatan, Kamis (29/10/2026).
Penyaluran bantuan yang dipusatkan di Kantor Camat Pangkatan tersebut diresmikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Labuhanbatu, Nurhetti Lumbantobing.
Program ini merupakan tindak lanjut Surat Edaran Bupati Labuhanbatu Nomor 552 Tahun 2026 tentang Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting. Kebijakan tersebut menjadi salah satu langkah konkret Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dalam mendukung visi pembangunan daerah, yakni Labuhanbatu Cerdas Bersinar.
Dalam sambutannya, Nurhetti menyampaikan apresiasi kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Labuhanbatu yang telah menunjukkan kepedulian dengan bergotong royong menyisihkan sebagian rezeki untuk membantu keluarga yang membutuhkan.
Menurutnya, keterlibatan ASN sebagai orang tua asuh merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus dukungan nyata terhadap upaya pemerintah dalam mencegah dan menekan risiko stunting sejak dini.
Program OTA GENTING sendiri merupakan salah satu program percepatan penurunan stunting yang digagas Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN. Sasaran program ini meliputi keluarga berisiko stunting, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, bayi usia 0–23 bulan, serta balita usia 24–59 bulan.
Adapun bantuan yang diberikan berupa bahan pangan dengan kandungan protein hewani untuk menunjang pemenuhan kebutuhan gizi harian. Setiap keluarga menerima bantuan senilai Rp15.000 per hari selama 30 hari, sehingga total bantuan mencapai Rp450.000 per keluarga.
Dari 80 paket yang disalurkan, masing-masing 20 paket diberikan kepada keluarga penerima manfaat di Kecamatan Panai Hulu, Panai Tengah, Panai Hilir, dan Pangkatan.
Penyaluran tidak hanya dilakukan secara terpusat melalui kantor kecamatan, tetapi juga dengan mendatangi langsung rumah warga atau sistem door-to-door oleh sejumlah ASN di wilayah tugas masing-masing.
Kepedulian tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sumini, salah seorang penerima bantuan di Kecamatan Pangkatan, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Bupati Labuhanbatu serta seluruh ASN yang telah berpartisipasi dalam program tersebut.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Bupati dan seluruh ASN yang telah peduli kepada keluarga kami. Sukses selalu untuk Ibu Bupati dalam memimpin Labuhanbatu. Semoga kebaikan para donatur dibalas dengan kesehatan dan keberkahan,” ungkapnya.
Melalui program OTA GENTING, Pemkab Labuhanbatu berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial seluruh elemen masyarakat, khususnya ASN, dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi keluarga yang membutuhkan.
Upaya ini diharapkan tidak sekadar menjadi penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan bersama dalam memenuhi kebutuhan gizi ibu dan anak demi melahirkan generasi Labuhanbatu yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.
(Ms Harahap)











Comment