Lintasmerahputih.com (Labuhanbatu) – Aksi solidaritas tiga warga Lingkungan Paindoan, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, menuai apresiasi Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si., setelah mereka membantu seorang anggota polisi yang kelelahan saat mengejar terduga pemasok sabu yang kabur menyeberangi sungai, Sabtu (17/10/2026) sore.
Peristiwa mengharukan itu terjadi saat Operasi Sarang Narkoba (OSN) sekitar pukul 16.00 WIB. Melihat anggota polisi kesulitan, ketiga warga tersebut tanpa ragu turun ke sungai untuk membantu pengejaran. Meski terduga pelaku berinisial I berhasil meloloskan diri, keberanian warga mendapat perhatian langsung dari Kapolres.
Dalam rekaman video di lokasi, AKBP Wahyu terlihat menyalami dan menyampaikan terima kasih kepada ketiga warga serta Kepala Lingkungan Paindoan, Yusnel. Ia menjanjikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan masyarakat terhadap tugas kepolisian.
“Terima kasih sudah membantu anggota saya. Hari Senin pukul 08.00 WIB saya tunggu di Polres. Nanti akan kami berikan penghargaan,” ujar Kapolres.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan dua orang beserta 13 paket diduga sabu, satu alat isap (bong), dan sebilah senjata tajam jenis klewang atau samurai panjang. Seorang terduga pelaku lainnya berhasil kabur dan masih dalam pengejaran petugas.
Kapolres menegaskan, pemberantasan narkoba membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Ia mengapresiasi kepedulian warga yang turut membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Sementara itu, Kepling Paindoan, Yusnel, mengungkapkan bahwa wilayahnya kerap menjadi sasaran penindakan narkoba.
“Saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada Bapak Kapolres dan jajaran. Wilayah Paindoan ini memang rawan. Sudah hampir lima kali dilakukan penangkapan narkoba di sini,” ungkapnya.
Kapolres menegaskan komitmennya memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Labuhanbatu. Penghargaan kepada ketiga warga dan Kepling Paindoan dijadwalkan berlangsung Senin pagi di Mapolres Labuhanbatu.
(Ms Harahap)

















Comment