Lintasmerahputih.com (Labuhanbatu, Sumatera Utara) — Ada cara berbeda yang dilakukan Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Hardiyanto, S.H., M.H., dalam membangun kedekatan dengan masyarakat. Di tengah kesibukannya menjalankan tugas sebagai penegak hukum, perwira yang akrab disapa Bang Didot itu kini dipercaya menjadi Manager Tribrata FC Labuhanbatu 2026 yang akan ambil bagian dalam turnamen Open Mini Soccer KNPI Labura Cup 2026 memperebutkan Trophy Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si.
Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung di Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, pada September 2026.
Bagi AKP Hardiyanto, keikutsertaan Tribrata FC bukan sekadar mengejar hasil pertandingan. Lebih dari itu, turnamen mini soccer tersebut dinilai menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antara Polri dengan masyarakat, khususnya komunitas sepak bola, pemain, pengurus klub, pecinta olahraga dan tokoh masyarakat.
Hal itu disampaikan AKP Hardiyanto saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (8/9/2026).
Menurutnya, olahraga memiliki kekuatan untuk mempertemukan berbagai kalangan tanpa melihat latar belakang. Karena itu, kehadiran Tribrata FC Labuhanbatu diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan suasana pertandingan yang sehat, sportif dan penuh kekeluargaan.
“Keikutsertaan Tribrata FC Labuhanbatu ini bukan semata-mata soal menang atau kalah. Yang paling penting adalah silaturahmi, menjaga sportivitas dan membangun hubungan yang baik antara Polri dengan masyarakat,” ujar Hardiyanto.
Sosok Bang Didot pun terlihat tampil berbeda. Jika sehari-hari dikenal dengan seragam dinas dan tugasnya sebagai Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu, kali ini ia memilih hadir lebih dekat dengan dunia sepak bola.
Ia bahkan menyatakan kesiapannya mengawal langsung perjalanan para pemain muda Tribrata FC Labuhanbatu, baik ketika menjalani laga uji coba maupun saat pertandingan resmi berlangsung.
Bagi Hardiyanto, lapangan sepak bola bukan hanya tempat untuk mengejar kemenangan. Di sana terdapat nilai kebersamaan, disiplin, kekompakan dan sportivitas yang juga sejalan dengan semangat membangun hubungan positif antara kepolisian dan masyarakat.
Ia pun berpesan kepada pelatih dan seluruh pemain Tribrata FC Labuhanbatu agar tidak mudah terpancing emosi selama pertandingan.
“Jaga sportivitas, bermain fair play dan tetap menjunjung tinggi persaudaraan. Ini adalah pertandingan, tetapi yang lebih penting adalah silaturahmi,” pesannya.
Penggemar berat Timnas Spanyol tersebut juga berharap Tribrata FC Labuhanbatu dapat tampil maksimal dan, jika memungkinkan, ikut ambil bagian dalam laga pembukaan maupun penutupan turnamen Mini Soccer Trophy Kapolres Labuhanbatu.
Diikuti Maksimal 32 Tim
Sementara itu, Panitia Pelaksana Open Mini Soccer Cup 2026 Trophy Kapolres Labuhanbatu, Dedek M. Noor, mengatakan proses pendaftaran peserta telah dibuka mulai 1 hingga 20 September 2026.
“Untuk kuota peserta maksimal 32 tim,” kata Dedek saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, setiap tim untuk sementara direncanakan diperkuat 12 pemain dan 3 official. Namun, jumlah tersebut masih dapat mengalami perubahan apabila terdapat usulan dari peserta pada saat Technical Meeting.
“Kalau nanti ada perubahan atau penambahan pemain, akan kita bahas dan putuskan bersama dalam Technical Meeting,” jelasnya.
Untuk sistem pertandingan, panitia merencanakan menggunakan format setengah kompetisi.
Dengan hadirnya Tribrata FC Labuhanbatu yang dipimpin AKP Hardiyanto sebagai manager, turnamen ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan di lapangan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat silaturahmi, persaudaraan dan sportivitas di tengah masyarakat.
(Ms Harahap)

















Comment