Lintasmerahputih.com (Labuhanbatu, Sumatera Utara) – Tekad kuat untuk menempuh perjalanan menuju Tanah Suci Mekkah dengan mengayuh sepeda menjadi kisah inspiratif yang ditunjukkan Syaripuddin, atau akrab disapa Ari. Niat mulianya untuk mewujudkan perjalanan spiritual tersebut mendapat sambutan hangat dan doa restu dari Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., saat berkunjung ke Rumah Dinas Bupati Labuhanbatu, Sabtu (10/10/2026).
Kedatangan Ari disambut penuh perhatian oleh Bupati Maya Hasmita setelah orang nomor satu di Kabupaten Labuhanbatu itu menghadiri pembukaan turnamen tenis lapangan. Dalam pertemuan tersebut, Ari menyampaikan niatnya untuk memulai perjalanan panjang menuju Kota Suci Mekkah dengan menggunakan sepeda sekaligus memohon doa restu agar perjalanan yang direncanakan dapat berjalan lancar.
Bagi Ari, perjalanan menuju Baitullah bukan sekadar menempuh jarak ribuan kilometer, melainkan sebuah ikhtiar spiritual yang membutuhkan tekad, keberanian, kesabaran, serta keyakinan yang kuat. Perjalanan tersebut juga menuntut kesiapan fisik dan mental untuk menghadapi berbagai tantangan di sepanjang rute yang akan dilalui.
Mendengar niat dan tekad tersebut, Bupati Maya Hasmita menyampaikan apresiasi sekaligus memberikan dukungan dan doa agar Ari senantiasa memperoleh perlindungan serta kemudahan dalam setiap langkahnya.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, kami mendoakan agar perjalanan adinda berjalan lancar, senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan, serta dijauhkan dari segala hal yang dapat mempersulit perjalanan menuju Baitullah,” ujar Bupati.
Bupati menilai, niat yang dilandasi keyakinan dan kesungguhan merupakan sesuatu yang patut dihargai. Namun, ia mengingatkan bahwa perjalanan panjang dengan sepeda menuju Tanah Suci bukanlah perkara mudah sehingga harus dipersiapkan secara matang, baik dari segi kesehatan, keselamatan, maupun kebutuhan selama perjalanan.
Ia berpesan agar Ari senantiasa menjaga kondisi tubuh, berhati-hati saat berkendara di jalan raya, serta memastikan komunikasi dengan keluarga dan pihak terkait tetap terjalin dengan baik. Menurutnya, keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam mewujudkan cita-cita tersebut.
“Jaga kesehatan, hati-hati di jalan, dan jangan lupa tetap berkomunikasi apabila ada kendala. Pandai-pandailah menjaga silaturahmi dengan orang-orang yang ditemui selama perjalanan. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi dan memudahkan setiap langkah adinda,” pesannya.
Selain itu, Bupati juga berharap Ari dapat menjaga sikap dan nama baik daerah selama perjalanan, menjalin hubungan baik dengan masyarakat yang ditemui, serta tetap menjalankan ibadah di tengah berbagai tantangan yang mungkin dihadapi.
Menurut Bupati, perjalanan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat tentang pentingnya keberanian dalam mewujudkan cita-cita, disertai persiapan yang matang, ikhtiar sungguh-sungguh, dan doa kepada Allah SWT.
Sementara itu, Syaripuddin alias Ari menyampaikan terima kasih kepada Bupati Labuhanbatu beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu atas sambutan, perhatian, dan doa restu yang diberikan terhadap rencana perjalanannya menuju Tanah Suci.
Ari juga memohon doa dari kedua orang tua, istri, keluarga, serta seluruh masyarakat Labuhanbatu agar dirinya diberikan kekuatan, kesehatan, keselamatan, dan kelancaran dalam menempuh perjalanan panjang tersebut hingga mencapai tujuan.
Baginya, dukungan dan doa dari keluarga serta masyarakat menjadi bekal moral yang sangat berarti sebelum memulai perjalanan. Ia berharap niat yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik dan menjadi pengalaman spiritual yang membawa makna mendalam dalam kehidupannya.
Pertemuan tersebut menjadi momen penuh kehangatan, ketika tekad seorang warga untuk menempuh perjalanan spiritual mendapat perhatian dan doa dari kepala daerah. Dukungan tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi Ari untuk menjalani setiap tahapan perjalanan dengan penuh kehati-hatian, kesabaran, dan keyakinan.
Turut mendampingi Bupati Labuhanbatu dalam kesempatan tersebut, Penjabat Sekretaris Daerah Abdi Jaya Pohan, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta tokoh masyarakat.
(Ms Harahap)











Comment