Lintasmerahputih.com (Labuhanbatu, Sumatera Utara) – Impian menjadi pesepakbola profesional mulai menemukan jalannya. Muhammad Riffi Lionel Muntio, pesepakbola muda kelahiran Medan, berhasil melewati proses seleksi selama hampir dua pekan di Elite Pro Academy (EPA) Persija U-16.
Pemain muda yang akrab disapa Riffi tersebut dinyatakan lolos dan selanjutnya menandatangani kontrak bersama salah satu tim elite sepak bola Indonesia, Persija Jakarta, untuk durasi tiga tahun.
Keberhasilan Riffi menjadi kabar membanggakan bagi keluarga, terlebih sang ayah, Sutiono, merupakan mantan pemain sejumlah klub sepak bola, di antaranya PSDS Deli Serdang, Medan Jaya, serta Bintang Medan pada periode 2010–2011.
Saat dikonfirmasi awak media, Sabtu (26/9/2026), Sutiono membenarkan kabar tersebut. Ia mengaku bersyukur putranya mampu melewati tahapan seleksi dan mendapatkan kesempatan bergabung dengan EPA Persija U-16.
“Anak saya Riffi sudah lolos seleksi dari tim EPA U-16 Persija dan sudah teken kontrak selama tiga tahun,” ujar Sutiono.
Menurut Sutiono, pencapaian tersebut tidak datang secara instan. Sejak usia dini, Riffi telah menunjukkan ketertarikan dan bakat di dunia sepak bola. Bakat tersebut kemudian terus diasah melalui latihan, kedisiplinan serta pengalaman mengikuti berbagai kompetisi.
“Keberhasilan Riffi ini berkat doa keluarga dan kerja kerasnya. Sejak kecil memang sudah terlihat bakatnya. Kami terus memberikan dukungan agar dia bisa berkembang dan mengejar cita-citanya,” kata Sutiono.
Doa Keluarga dan Peran Sang Nenek
Sutiono juga menyampaikan bahwa perjalanan Riffi tidak terlepas dari dukungan keluarga besarnya. Salah satu sosok yang turut memberikan motivasi adalah nenek Riffi, Juwita Pulungan.
Menurutnya, sang nenek selama ini selalu memberikan semangat kepada Riffi agar tidak mudah menyerah, rajin berlatih dan tetap disiplin dalam mengejar cita-cita sebagai pesepakbola.
Selain itu, dukungan juga datang dari sang uwak, M. Sukma, yang disebut Sutiono merupakan seorang pelatih Poslab Labuhanbatu.
“Keberhasilan Riffi ini tentu berkat doa keluarga. Termasuk uwaknya, M. Sukma, yang selama ini juga memberikan dukungan. Dan yang tidak kalah penting adalah doa neneknya, Juwita Pulungan, yang selalu memotivasi Riffi untuk tetap giat latihan dan disiplin,” ungkap Sutiono.
Jejak Prestasi Riffi di Sepak Bola Usia Muda
Sebelum mendapatkan kesempatan bergabung dengan EPA Persija U-16, Riffi telah memiliki pengalaman cukup panjang di kompetisi sepak bola usia muda.
Riffi tercatat memperkuat Akademi Utamasia Medan. Dalam perjalanan kompetisinya, ia turut menjadi bagian dari tim yang meraih Juara 1 Nasional Soeratin U-13 musim 2024–2025.
Setahun berikutnya, Riffi kembali mencatat pengalaman di level nasional dengan membawa timnya meraih Juara 2 Nasional Soeratin U-15 musim 2025–2026.
Pengalaman Riffi juga tidak hanya terbatas pada kompetisi nasional. Ia pernah mengikuti EPA Madura U-16 dan mendapat pengalaman bermain di kelompok usia U-18 Madura United.
Kini, tantangan baru menanti Riffi bersama EPA Persija U-16. Kontrak berdurasi tiga tahun menjadi kesempatan bagi pemain muda tersebut untuk terus mengembangkan kemampuan dan menambah pengalaman di lingkungan sepak bola profesional.
Profil Muhammad Riffi Lionel Muntio
Nama: Muhammad Riffi Lionel Muntio
Tempat/Tanggal Lahir: Medan, 2 Februari 2011
Asal Sekolah: SMA Swasta ERIA Medan
Asal Klub: Akademi Utamasia Medan
Tim: EPA Persija U-16
Posisi: Pemain sepak bola usia muda
Prestasi dan pengalaman:
– Juara 1 Nasional Soeratin U-13 musim 2024–2025
– Juara 2 Nasional Soeratin U-15 musim 2025–2026
– Pernah mengikuti EPA Madura U-16
– Pernah mendapat pengalaman bermain di kelompok U-18 Madura United
– Lolos seleksi EPA Persija U-16 tahun 2026
– Menandatangani kontrak bersama Persija selama tiga tahun
Riffi merupakan anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Sutiono dan Murniati. Darah sepak bola juga mengalir dari keluarga. Sang ayah, Sutiono, merupakan mantan pemain PSDS Deli Serdang, Medan Jaya dan Bintang Medan.
Sementara itu, keluarga besarnya juga memiliki pengalaman di dunia sepak bola. M. Sukma, yang merupakan adik Sutiono, diketahui pernah memperkuat PSMS Medan, Medan Jaya, Poslab Labuhanbatu dan Persebi Sibolga.
Dengan lolosnya Riffi ke EPA Persija U-16, keluarga berharap perjalanan tersebut menjadi langkah penting dalam mewujudkan cita-citanya sebagai pesepakbola profesional.
Sutiono pun berharap putranya tetap rendah hati, disiplin dan tidak cepat berpuas diri meski telah mendapatkan kesempatan besar bersama Persija.
“Yang paling penting tetap rendah hati, disiplin dan terus bekerja keras. Ini baru awal perjalanan Riffi. Mudah-mudahan ke depan bisa terus berkembang dan memberikan yang terbaik,” pungkasnya.
(Ms Harahap)

















Comment