Lintasmerahputih.com (Labuhanbatu, Sumatera Utara) — Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu kembali berhasil mengungkap kasus dugaan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial MP alias Uli (34) diamankan petugas di kawasan perkebunan kelapa sawit, Jalan H. Adam Malik, Kelurahan Lobusona, Kecamatan Rantau Selatan, Rabu (13/05/2026) dini hari.
Penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan transaksi narkotika di lokasi tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, Tim II Unit I Opsnal Satres Narkoba Polres Labuhanbatu yang dipimpin Kanit I IPDA Sastrawan Ginting langsung melakukan penyelidikan dan pengintaian di area dimaksud.
Sekitar pukul 00.35 WIB, petugas berhasil mengamankan tersangka di sebuah pondok yang berada di tengah area perkebunan sawit. Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan barang bukti berupa 20 bungkus plastik klip transparan yang diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 3,80 gram. Barang haram tersebut disimpan di dalam kotak rokok.
Selain itu, petugas juga mengamankan sejumlah barang lain yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan dan peredaran narkotika.
Berdasarkan hasil interogasi awal, tersangka mengaku memperoleh sabu tersebut dari seorang pria berinisial E. Namun saat dilakukan pengembangan dan upaya penangkapan, pria tersebut berhasil melarikan diri ke area perkebunan dan kini masuk dalam daftar pencarian petugas.
Kapolres Labuhanbatu, AKBP Wahyu Endrajaya melalui Kasi Humas, AKP Aswin Irwan menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Labuhanbatu.
“Polres Labuhanbatu tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran narkoba. Kami terus mengajak masyarakat untuk aktif memberikan informasi guna menciptakan lingkungan yang bersih dari narkotika,” ujarnya.
Saat ini tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Labuhanbatu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, sementara petugas masih melakukan pengejaran terhadap pemasok yang identitasnya telah dikantongi polisi.
(Ms Harahap)

















Comment