Lintasmerahputih.com | Labuhanbatu Utara, Sumut – Dugaan peredaran narkotika jenis sabu di Kelurahan Gunting Saga, Kabupaten Labuhanbatu Utara, kian meresahkan warga. Aktivitas ilegal tersebut disebut berlangsung terang-terangan di belakang Tempat Pemakaman Umum (TPU) Gunting Saga, kawasan padat penduduk.
Seorang warga yang meminta namanya dirahasiakan, sebut saja Yudi, mengungkapkan usai Sholat Jumat lalu (27/2/2026) bahwa transaksi sabu di lokasi itu sudah lama terjadi dan terkesan kebal hukum.
“Sudah seperti rahasia umum. Siang malam tetap ada transaksi, seolah tak takut aparat,” ujarnya.
Warga menduga seorang pria bernama Reza berperan sebagai pengendali peredaran, sementara aktivitas di lapangan lebih sering dilakukan oleh orang-orang yang disebut sebagai kaki tangannya.
Keresahan masyarakat memuncak karena lokasi transaksi berada tepat di belakang area pemakaman umum yang dianggap sakral. Warga pun mendesak Kapolres Labuhanbatu, Kasat Narkoba, dan jajaran setempat segera melakukan penyelidikan dan penindakan tegas.
“Kami tidak ingin kampung ini dikenal sebagai sarang sabu. Tangkap siapa pun yang terlibat,” tegas sumber.
Diberitakan sebelumnya, dugaan sabu dijual terang-terangan di belakang TPU Gunting Saga juga telah mencuat dan menjadi perbincangan serius warga.
Aktivitas tersebut disebut berlangsung tanpa rasa takut terhadap aparat, sehingga masyarakat secara terbuka menantang penegak hukum untuk bertindak nyata demi menyelamatkan generasi muda dan memulihkan rasa aman.
Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pihak-pihak yang disebutkan, sesuai kode etik jurnalistik.
Laporan: Ms Harahap
















Comment