Labuhanbatu | Lintasmerahputih.com Jumat (05/06/2026) – Fakta mengejutkan terungkap dari penggerebekan kasus narkotika yang dilakukan Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu di Kompleks Perumahan Puri Kampung Baru, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu.
Seorang pria berinisial ITAS alias Ari, yang disebut masih aktif bekerja sebagai pegawai di salah satu bank milik negara di Rantauprapat, diduga terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan pil ekstasi. Ia disebut berhasil melarikan diri saat penggerebekan berlangsung, sementara rekannya berhasil diamankan petugas.
Penggerebekan dilakukan tim Opsnal Satres Narkoba Polres Labuhanbatu pada Kamis malam, 14 Mei 2026 lalu, sekitar pukul 20.00 WIB. Operasi tersebut dipimpin Kanit II Satres Narkoba, Ipda R. Situngkir, SH, bersama personel lainnya dalam rangka pelaksanaan Operasi Antik Toba 2026.
Dalam penggerebekan itu, petugas berhasil menangkap seorang tersangka berinisial MA Lubis alias Pari alias Heri (21), warga Lingkungan Perlayuan II, Kelurahan Pulo Padang, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu. Sementara seorang pria lain yang berada di lokasi berhasil melarikan diri.
Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika, antara lain:
10 butir pil ekstasi merek Superman warna biru dengan berat bruto 3,75 gram;
10 butir pil ekstasi merek Gorilla warna pink dengan berat bruto 3,87 gram;
Satu plastik klip transparan berisi pecahan pil ekstasi seberat 7,99 gram bruto;
Satu bungkus plastik klip diduga berisi sabu seberat 0,63 gram bruto;
Satu unit sepeda motor TVS tanpa pelat nomor;
Satu unit telepon genggam Vivo warna ungu;
Satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna putih bernomor polisi BK 3717 YBU;
Satu unit telepon genggam Vivo warna biru.
Belakangan diketahui bahwa sepeda motor Honda Scoopy dan telepon genggam Vivo warna biru yang diamankan petugas diduga merupakan milik ITAS alias Ari.
Saat dikonfirmasi awak media, ITAS alias Ari mengakui dirinya berada di lokasi bersama MA Lubis ketika penggerebekan berlangsung. Ia juga membenarkan bahwa kendaraan dan telepon genggam yang diamankan petugas merupakan miliknya.
“Benar, saya bersama MA Lubis berada di perumahan Puri saat penggerebekan. Saya sempat melarikan diri. Sepeda motor Scoopy BK 3717 YBU dan handphone Vivo warna biru itu memang milik saya,” ujarnya kepada awak media.
Ia juga mengaku berada di lokasi ketika petugas melakukan penggerebekan terhadap dugaan penyalahgunaan narkotika tersebut.
Kasus ini kini menjadi perhatian publik karena melibatkan seseorang yang diduga masih aktif sebagai pegawai perbankan. Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas jaringan serta peran masing-masing pihak yang terlibat dalam perkara tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih terus melakukan pengembangan penyidikan terkait kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut serta keberadaan ITAS alias Ari yang sebelumnya sempat melarikan diri saat penggerebekan berlangsung.
(TIM)

















Comment